Menaikan Performa Pendukung Mesin
Sedikit tarik kebelakang mengenai sejarah motor Jupiter MX, motor ini berasal dari pabrikan motor asal Jepang yaitu Yamaha dan diberi nama LC 135 atau Jupiter MX 135 yang dirilis pada tahun 2005. Pada masanya motor ini menjadi motor bebek tercepat dikelasnya, dengan tenaga 135 cc kemudian didukung dengan pendingin cairan atau radiator sehingga membuat mesin motor ini cukup santai untuk dibawa perjanan yang jauh, kemudian sistem karburator vakum yang telah menggunakan sistem TPS sehingga selain menyuplai bahan bakar dan oksigen lebih sempurna ke ruang bakar namaun tetap membuat motor ini tetap irit. Seiring perkembangan jaman pada tahan 2011 rilis lah generasi baru New Jupiter MX atau sering disebut NJMX yang merombak segi luar motor namun tidak menghilangkan ciri asli Jupiter MX itu sendiri, seperti yang bro sekalian lihat pada gambar disamping body dari rilisan terbaru ini terlihat lebih aero dinamis dan terkesan sporty. Tidak hanya segi body saja yang diperbaharui, namun sektor kaki-kaki lebih diperkokoh lagi dengan menggunakan velg belakang yang lebih lebar sekaligus ditambah dengan rem cakram agar pengereman motor ini lebih josss...
Walapun tenaga standar pabrikan motor NJMX ini sudah cukup kencang dan apa lagi sudah didukung dengan 5 percepatan transmisi, namun pencinta NJMX masih ingin menaikan tenaga dan performa motor ini dengan melakukan bore up atau menaikan cc mesin, memang pada dasarnya mesin motor ini kurang lebih mirip dengan kakak nya yaitu Yamaha Vixion sehingga tidak sedikit pemilik motor NJMX tergiur untuk menaikan cc motor ini. Namun dalam bore up mesin tidak semudah perkiraan banyak orang, karena butuh perhitungan yang matang dan presisi agar mendapatkan hasil yang diinginkan, karena jika tidak bisa berdampak buruk bagi mesin seperti tenaga motor malah berkurang bahkan parahnya bisa menyebabkan mesin jebol. Selain beresiko faktor biaya juga perlu diperhatikan, karena untuk bore up mesin diperlukan dana kisaran 1-3 juta rupiah.
Ada beberapa cara yang bisa bro lakukan untuk menaikan performa mesin NJMX bro sekalian dengan cara mengganti beberapa part pendukung mesin. Hal ini dinilai cukup berpengaruh karena bisa mendukung kinerja mesin agar bisa lebih maksimal. Yuk kita simak sama-sama beberapa penjelasan berikut.
1. Mengganti busi
Busi adalah part yang cukup vital bagi kinerja mesin motor anda. Busi bertugas memantikan atau memberikan cipratan api agar mesin dapat melakukan combustion atau pembakaran. Pada busi standar elektrodanya datar atau tumpul ini mengakibatkan percikan api tidak fokus pada satu titik, halhasil pembakaran tidak sempurna dan tenaga tidak maksimal. Oleh karena itu anda dapat mengganti busi anda dengan menggunkan busi berbahan platinum dengan elektroda yang lancip, sehingga percikan api yang dihasilkan dapat terfokus pada satu titik sehingga menghasilkan pembakaran yang lebih optimal, sebagai contoh anda bisa menggunakan busi dari pabrikan NGK dengan tipe g-power dengan kode cpr8eagp-9.
2. Mengganti noken as
Noken as berfungsi untuk mengatur timing buka tutup pada valve atau klep. Fungsi klep ini ada dua, yang pertama yaitu untuk membuka tutup katup agar campuran bensin dan udara masuk kedalam ruang bakar, dan yang kedua untuk membuka tutup katup gas buang hasil dari pembakaran. Kemudian peran dari noken as ini untuk menekan kedua valve atau klep tersebut agar proseses buka tutup antara kedua klep tersebut sesuai dengan kinerja pembakaran oleh piston. Untuk mengoptimalkan buka tutupnya kedua valve tersebut anda bisa menggantinya dengan noken as milik Yamaha Vixion.
3. Mengganti karburator
Noken as berfungsi untuk mengatur timing buka tutup pada valve atau klep. Fungsi klep ini ada dua, yang pertama yaitu untuk membuka tutup katup agar campuran bensin dan udara masuk kedalam ruang bakar, dan yang kedua untuk membuka tutup katup gas buang hasil dari pembakaran. Kemudian peran dari noken as ini untuk menekan kedua valve atau klep tersebut agar proseses buka tutup antara kedua klep tersebut sesuai dengan kinerja pembakaran oleh piston. Untuk mengoptimalkan buka tutupnya kedua valve tersebut anda bisa menggantinya dengan noken as milik Yamaha Vixion.
3. Mengganti karburator
Karburator adalah komponen yang berfungsi sebagai tempat penyalur BBM dan udara yang akan disuplay atau disalurkan ke ruang bakar. Pada motor NJMX karburator yang digunakan oleh standar pabrikan menggunakan karburator jenis vakum yang dimana cara kerjanya mengandalkan dorongan udara untuk menghisap bensin, namun karburator ini dinilai kurang responsif karena membutuhkan waktu agar skep karbu dapat naik. Oleh karena itu bro sekalian bisa mengganti karburator menggunakan jenis karbu skep contohnya seperti karburator PE 28 yang cocok dengan NJMX, karburator jenis skep ini dinilai cukup responsif dalam menyuplai BBM dan udara ke dalam ruang bakar, karena pada karbu jenis ini buka dan tutupnya skep diatur langsung oleh kabel gas, sehingga kan cepat terbuka menyesuaikan dengan tarikan gas.
Karburator adalah komponen yang berfungsi sebagai tempat penyalur BBM dan udara yang akan disuplay atau disalurkan ke ruang bakar. Pada motor NJMX karburator yang digunakan oleh standar pabrikan menggunakan karburator jenis vakum yang dimana cara kerjanya mengandalkan dorongan udara untuk menghisap bensin, namun karburator ini dinilai kurang responsif karena membutuhkan waktu agar skep karbu dapat naik. Oleh karena itu bro sekalian bisa mengganti karburator menggunakan jenis karbu skep contohnya seperti karburator PE 28 yang cocok dengan NJMX, karburator jenis skep ini dinilai cukup responsif dalam menyuplai BBM dan udara ke dalam ruang bakar, karena pada karbu jenis ini buka dan tutupnya skep diatur langsung oleh kabel gas, sehingga kan cepat terbuka menyesuaikan dengan tarikan gas.
4. Mengganti CDI
CDI atau Capacitor Discharge Ignition merupakan komponen pada motor yang cukup vital. Salah satu kegunaan CDI secara garis besar adalah sebagai pengatur waktu memancarnya percik api busi yang mana digunakan untuk membakar BBM yang sebelumnya telah dipadatkan oleh piston. CDI standar telah diprogram dan ditetapkan batasan kinerja mesin, dengan kata lain pabrikan sengaja membatasi kinerja mesin. Dengan mengganti CDI aftermarket dapat menaikan performa mesin yang cukup signifikan.
CDI atau Capacitor Discharge Ignition merupakan komponen pada motor yang cukup vital. Salah satu kegunaan CDI secara garis besar adalah sebagai pengatur waktu memancarnya percik api busi yang mana digunakan untuk membakar BBM yang sebelumnya telah dipadatkan oleh piston. CDI standar telah diprogram dan ditetapkan batasan kinerja mesin, dengan kata lain pabrikan sengaja membatasi kinerja mesin. Dengan mengganti CDI aftermarket dapat menaikan performa mesin yang cukup signifikan.
Itulah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menaikan performa mesin NJMX milik bro-bro sekalian. Memang tenaga dan performa yang dihasilkan tidak sepuas jika melakukan bore up mesin, namun hal ini dirasa sudah cukup dan aman untuk sekedar menaikan performa mesin anda sekitar 5-10 %. Silahkan berkomentar jika ada pertanyaan dan masukan, Terima Kasih :):):)
Menaikan Performa Pendukung Mesin
Reviewed by Juan ega
on
September 23, 2020
Rating:
Reviewed by Juan ega
on
September 23, 2020
Rating:





Wah infonya lengkap banget, pasti sering ngotak-ngatik motor nih 😄
BalasHapusBagus ni penjelasannya, informatif dan menarik👍
BalasHapusWow keren
BalasHapusMantap a,infonya sangat lengkap,nambah informasi di dunia per mx'an
BalasHapussangat bermanfaat informasinya baguss
BalasHapus